PROSES PRODUKSI

Produksi dibagi menjadi Tahap Persiapan dan Tahap Tenun. Persiapan langsung berurusan dengan benang lusi sehingga bisa ditenun dengan lancar. Weaving Stage melibatkan benang pakan yang menghasilkan kain greige.

WARPING

Tahap pertama Persiapan. Proses utama warping adalah melilitkan benang dari kerucut / kumparan ke balok. Produk tahap warping disebut Warping Beam.

sIZING

Tahap kedua Persiapan. Warp perlu diperkuat karena akan menghadapi perlakuan kasar pada menenun. Kami memperkuat lungsin dengan mencelupkan ke dalam larutan sizing, menciptakan lapisan tipis pada benang. Produk tahap sizing disebut Sizing Beam.

Pencucukan

Proses pencucukan adalah dimana benang lusi yang telah melewati proses warping dan sizing dimasukan kedalam matagun dan lubang sisir, sesuai dengan anyaman yang telah ditentukan.

WEAVING

Tahap utama Produksi. Benang lusi bertemu dengan benang pakan yang ditenun oleh tenun yang menghasilkan kain greige. Kami menggunakan seri JAT untuk menenun dan menghasilkan greige berkualitas tinggi.

iNSPEKSI

Inspeksi adalah tahap akhir untuk menentukan apakah greige dapat dikirimkan ke pelanggan atau tidak. BNP menggunakan sistem 10-titik standar Jepang untuk menentukan kelas kain. Kami memeriksa semua greige kami, tidak secara acak.

GUDANG

Tugas utama gudang adalah penyimpanan dan pengepakan, memastikan barang akan dikirim dengan aman tanpa merusak produk kami. Packing yang banyak digunakan di PT. Bina Nusantara Prima adalah Bale, Roll dan Pallet.